Bilangan Bulat
Bilangan
bulat adalah
bilangan yang terdiri dari bilangan cacah (
0 ,1, 2, 3, 4, … )
dan bilangan negatifnya (-1,
-2, -3, -4, ….).
Bilangann bulat dilambangkan dengan lambang Z atau
, dari kata Zahlen yang berasal dari bahasa jerman yang berarti "bilangan".
Jadi
kesimpulannya yaitu bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari angka negatif atau positif termasuk nol.
Jika nilai bilangan semakin
kekeri maka bilangan itu semakin kecil dan sebaliknya jika semakin kekanan maka
bilangan itu semakin besar. Jadi komponen dari bilangan bulat yaitu ( … -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4 … ).
Sifat Operasi Bilangan Bulat dan Contohnya
1.
Sifat Tertutup
Tertutup terhadap penjumlahan, dan perkalian,
artinya jika a,b dan c bilangan bulat, maka akan berlaku rumus :
·
Penjumlahan (+) a + b = c Contoh : 6 + 4 = 10
·
Perkalian (x) a × b = c Contoh : 5 × 2 = 10
2.
Sifat
Komutatif (Pertukaran)
Komutatif
terhadap pertukaran penjumlahan dan perkalian. Dalam
penjumlahan (+) dan perkalian (x) hasilnya akan sama jika kedua bilangan ditukar,
maka akan berlaku rumus :
·
Penjumlahan (+) a + b = b + a Contoh
: 2 + 3 = 3 + 2
·
Perkalian (x) a x b = b x a
Contoh
: 2 x 3 = 3 x 2
3.
Sifat
Asosiatif (Pengelompokan)
Asosiatif (pengelompokan) mempunyai unsur dalam
pengelompokan pada penjumlahan dan perkalian, hasil penjumlahan dan
perkalian akan tetap sama. Jika a, b,
dan c bilangan bulat maka akan berlaku rumus :
·
Penjumlahan (+) a
+ (b + c) = (a + b) + c Contohnya : 1 + (2 + 3)
= (1 + 2) + 3
·
Perkalian (x) a
x (b x c) = (a x b) x c Contohnya : 3 x (2 x 1) = (3 x 2) x 1
4.
Sifat
Distributif (Penyebaran)
Terhadap
perkalian dan penjumlahan berlaku sifat penyebaran. Jika a, b, dan c bilangan bulat maka akan berlaku
rumus :
·
Penjumlahan (+) (a x b) + (a x c) = a x (b + c) Contohnya : (2 x 4) + (2 x 6) = 2 x (4 + 6)
·
Perkalian (x) (a x
b) – (a x c) = a x (b – c) Contohnya
: (6 x 4) – (6 x 2) = 6 x ( 4 – 2)
Semoga bermanfaat :)